Baca berita tanpa iklan. Gabung Bolasport.com+

Kerasnya Kehidupan Petarung Stefer Rahadian Saat Masih Kecil

By Nugyasa Laksamana - Senin, 8 Januari 2018 | 07:04 WIB
Petarung ONE Championship asal Indonesia, Stefer Rahadian.
Dok. ONE Championship
Petarung ONE Championship asal Indonesia, Stefer Rahadian.

Petarung kelas terbang ONE Championship asal Indonesia, Stefer Rahardian, ternyata memiliki kehidupan masa lalu yang cukup keras.

Stefer tumbuh di lingkungan gang-gang sempit di Jakarta Pusat. Ia tinggal di sana sejak berusia lima tahun.

Saat itu, memiliki panggilan "Eppen" yang merupakan kata singkat dari nama depannya.

"Saya menjalani lingkungan yang cukup keras saat saya beranjak dewasa," ujar Stefer.

"Para lelaki kerap mabuk di depan pintu rumah saya. Ada pula obat-obatan
dan geng. Kalau sekarang, di sini sudah berdiri rumah-rumah bagus, dan lebih aman."

Berbagai kesulitan seakan menjadi bagian dari kehidupan Stefer. Pada 20 tahun yang lalu, dia harus menerima kenyataan perpisahan kedua orangtuanya.

Petarung profesional Stefer Rahardian berpose saat  jumpa pers One Championship: Total Victory di Fx Sudirman, Jakarta, Kamis (14/9/2017). Pertandingan yang berlangsung Sabtu (16/9/2017) mendatang akan mempertandingkan partai utama antara petarung Geje Eustaquio melawan petarung Kairat Akhmetov.
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Petarung profesional Stefer Rahardian berpose saat jumpa pers One Championship: Total Victory di Fx Sudirman, Jakarta, Kamis (14/9/2017). Pertandingan yang berlangsung Sabtu (16/9/2017) mendatang akan mempertandingkan partai utama antara petarung Geje Eustaquio melawan petarung Kairat Akhmetov.

 
Tak sampai di situ, Stefer juga menghadapi kematian sang kakak, serta intimidasi yang membuatnya harus rela mengeluarkan seluruh uang sakunya.

Meski demikian, berbagai pengalaman kelam tersebut membuat Stefer tumbuh menjadi sosok yang kuat dan pemberani.

“Hari demi hari, bulan demi bulan, saya sadar. Jika saya tak melawan, tentu akan terasa sulit bagi saya," kata Stefer.

"Di sekolah saya, banyak sekali anak yang berbadan besar, dan saya pun mengatakan,
‘Besok, kita akan berkelahi."

Rahardian menantang para pengganggu di sekolahnya hingga terjadi perkelahian singkat di antara mereka. Baku pukul itu terhenti setelah dipisahkan oleh guru.

Akan tetapi, upaya nekat Stefer membuahkan hasil. Ia tak lagi mengalami intimidasi dari anak-anak nakal.

Beranjak dewasa, Stefer diajak salah seorang sahabatnya untuk mengikuti kelas Brazilian Jiu-Jitsu pada 2008.

Petarung profesional Stefer Rahardian (kiri) mengikuti sesi latihan One Championship: Total Victory di Fx Sudirman, Jakarta, Kamis (14/9/2017). Pertandingan yang berlangsung Sabtu (16/9/2017) mendatang akan mempertandingkan partai utama antara petarung Geje Eustaquio melawan petarung Kairat Akhmetov.
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Petarung profesional Stefer Rahardian (kiri) mengikuti sesi latihan One Championship: Total Victory di Fx Sudirman, Jakarta, Kamis (14/9/2017). Pertandingan yang berlangsung Sabtu (16/9/2017) mendatang akan mempertandingkan partai utama antara petarung Geje Eustaquio melawan petarung Kairat Akhmetov.

Stefer ternyata ketagihan dengan ilmu bela diri. Bekerja delapan jam sebagai office boy, dia berani menembus jam sibuk di Jakarta hanya untuk berlatih.

Latihan bela diri berlangsung selama dua jam setiap harinya. Kegiatan itu menghabiskan sebagian besar gajinya untuk membayar sang pelatih.

"Di turnamen pertama, saya mengalami kekalahan. Saat yang kedua juga kalah. Namun saya tak mau menyerah," kata Stefer.

"Saya pikir hanya perlu menang sekali. Saya hanya ingin mengetahui bahwa saya tidak membuang waktu saya. Kemudian pada turnamen keempat, saya berada di posisi kedua. Sejak itulah saya ketagihan meraih medali."


Editor :
Sumber : ONE Championship

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Klasemen

Klub
D
P
1
Man City
38
91
2
Arsenal
38
89
3
Liverpool
38
82
4
Aston Villa
38
68
5
Tottenham
38
66
6
Chelsea
38
63
7
Newcastle
38
60
8
Man United
38
60
9
West Ham
38
52
10
Crystal Palace
38
49
Klub
D
P
1
Borneo
32
70
2
Persib
32
59
3
Bali United
33
58
4
Madura United
32
53
5
PSIS Semarang
32
50
6
Dewa United
32
50
7
Persik
33
48
8
Persis
32
47
9
Barito Putera
32
43
10
Persija Jakarta
32
42
Klub
D
P
1
Real Madrid
38
95
2
Barcelona
38
85
3
Girona
38
81
4
Atlético Madrid
38
76
5
Athletic Club
38
68
6
Real Sociedad
38
60
7
Real Betis
38
57
8
Villarreal
38
53
9
Valencia
38
49
10
Alavés
38
46
Klub
D
P
1
Inter
38
94
2
Milan
38
75
3
Juventus
38
71
4
Atalanta
38
69
5
Bologna
38
68
6
Roma
38
63
7
Lazio
38
61
8
Fiorentina
38
60
9
Torino
38
53
10
Napoli
38
53
Pos
Pembalap
Poin
1
F. Bagnaia
467
2
J. Martin
428
3
M. Bezzecchi
329
4
B. Binder
293
5
J. Zarco
225
6
A. Espargaro
206
7
M. Viñales
204
8
L. Marini
201
9
A. Marquez
177
10
F. Quartararo
172
Close Ads X