Kualifikasi Piala Dunia 2022 - Kalah 0-7, Timnas Myanmar Diselidiki FIFA soal Pengaturan Skor

By Metta Rahma Melati - Selasa, 18 Februari 2020 | 13:21 WIB
Pemain Myanmar mengalahkan Tajikistan dalam kualifikasi Piala Dunia 2022.
THEAFCDOTCOM
Pemain Myanmar mengalahkan Tajikistan dalam kualifikasi Piala Dunia 2022.

BOLASPORT.COM - Federasi Sipak bola Internasional (FIFA) dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyediliki kekalahan timnas Myanmar di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Timnas Myanmar diselidiki soal dugaan pengaturan skor pada salah satu laga yang berujung kekalahan di Kualifikasi Piala Dunia 2020.

Myamar kalah 0-7 dari Kirigistan pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 202 2 di Stadion Dolen Omurzakov pada 10 November 2019.

BolaSport.com melansir dari Fox Sports Asia, menurut Ketua Federasi Sepak Bola Myanmar (MFF) Zaw Zaw, official FIFA dan AFC baru-baru ini mengunjungi Myanmar untuk menyelidiki pengaturan skor yang mungkin terjadi selama pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Baca Juga: Piala Gubernur Jatim 2020, Pasukan Keamanan Jaga Ketat Laga Semifinal Persebaya Vs Arema FC

"Adalah normal bahwa FIFA memulai investigasi ke pertandingan di mana margin gol besar. Kami membantu mereka dalam penyelidikan. FIFA selalu melakukan penyelidikan seperti itu, ”kata Zaw Zaw, dikutip BolaSport.com dari Fox Sports Asia.

Kekalahan 0-7 dari Kirgistan membuat pelatih asal Montengro, Miodrag Radulovic dipecat dari pelatih kepala timnas Myanmar.

"Investigasi pada pengaturan pertandingan dilakukan di seluruh dunia. Menurut aturan dan regulasi, FIFA dan AFC menyelidiki kapan pun mereka ragu kemungkinan pengaturan pertandingan," kata Zaw Zaw.

Baca Juga: 25 Pemain Jalani Pemusatan Latihan Timnas U-16 Indonesia di Yogyakarta



Editor : Metta Rahma Melati
Sumber : FOXSportsAsia.com

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

--

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X