Satu Permintaan Shin Tae-yong yang Sulit Dikabulkan oleh PSSI

By Alif Mardiansyah - Jumat, 30 Oktober 2020 | 10:30 WIB
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, usai memimpin sesi latihan anak-anak asuhnya di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020). (MUHAMMAD ALIF AZIZ/BOLASPORT.COM)

BOLASPORT.COM - Pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, memiliki satu permintaaan yang sulit dikabulkan oleh PSSI saat ini.

Seperti diketahui, PSSI sebelumnya telah mengabulkan permintaan Shin Tae-yong untuk melakukan pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia di luar negeri.

PSSI sempat belum memberikan restu kepada Shin Tae-yong untuk membawa timnas U-19 Indonesia ke luar Indonesia karena alasan pandemi.

Namun, pada akhirnya PSSI merestui Shin Tae-yong untuk menjalankan pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia di Kroasia.

Di Kroasia, timnas U-19 Indonesia asuhan Shin Tae-yong menjalani pemusatan latihan selama hampir dua bulan sejak kedatangannya pada 30 Agustus lalu.

Tak hanya berlatih, skuad Garuda Muda juga melakoni 11 pertandingan uji coba dan satu gim internal di Kroasia.

Dari 11 laga uji tanding, anak asuh Shin Tae-yong tersebut memetik hasil lima kali menang, tiga hasil imbang, dan tiga kali menelan kekalahan.

Baca Juga: Tinggalkan Timnas U-19 Indonesia, 2 Pemain Eropa Dapat Wejangan

Timnas U-19 Indonesia berhasil meraih kemenangan kala berjumpa timnas U-19 Qatar pada pertemuan pertama (2-1), Dinamo Zagreb (1-0), NK Dugopolje (3-0), perjumpaan perdana dengan timnas U-19 Makedonia Utara (4-1), dan HNK Hajduk Split (4-0).

Hasil imbang diterima anak asuh Shin Tae-yong tersebut saat melawan timnas U-19 Arab Saudi (3-3), laga kedua menghadapi timnas U-19 Qatar (1-1), serta pertemuan kedua dengan timnas U-19 Makedonia Utara (0-0).

Sementara itu, hasil minor diderita oleh timnas U-19 Indonesia ketika berjumpa timnas U-19 Bulgaria (0-3), kalah telak dari timnas U-19 Kroasia (1-7), dan tumbang dari timnas U-19 Bosnia Herzegovina (0-1).

Setelah berlatih dan menjalani beberapa laga uji coba selama di Kroasia, Shin Tae-yong pun memberikan apresiasi kepada para pemain timnas U-19 Indonesia.

Baca Juga: Tak Ikut ke Indonesia, 2 Pemain Timnas U-19 Indonesia Mudik ke Jerman

Shin Tae-yong menyebut anak asuhnya tersebut telah mengalami peningkatan kualitas yang begitu baik.

"Selama dua bulan TC di Kroasia pemain mengalami peningkatan kualitas dalam semua aspek," kata Shin Tae-yong seperti dilansir oleh BolaSport.com dari situs resmi PSSI.

"Pengalaman yang baik mereka (para pemain timnas U-19 Indonesia) dapatkan di Kroasia," ujar mantan pelatih timnas Korea Selatan tersebut.

Walaupun begitu, Shin Tae-yong tetap menyebut masih ada yang perlu diperbaiki dalam timnas U-19 Indonesia.

Baca Juga: Pemain Timnas U-19 Indonesia Jack Brown Masih Bela Lincoln City?

Perbaikan timnas U-19 Indonesia akan dilakukan pada rencana pemusatan latihan selanjutnya.

"Meski begitu mereka masih ada kekurangan. Hal ini harus kami perbaiki pada TC selanjutnya," tutur Shin Tae-yong.

Sebelum balik ke Indonesia seusai mengakhiri pemusatan latihan di Kroasia, Shin Tae-yong awalnya berencana untuk mengembalikan para pemain timnas U-19 Indonesia ke klub masing-masing.

Rencana itu dibuat Shin Tae-yong sambil berharap Liga Indonesia dapat kembali dilaksanakan.

Baca Juga: Sebelum ke Liga Indonesia, Pemain Ini Sempat Bersedih dengan Neymar

Hal ini bertujuan untuk melihat perkembangan para pemain timnas U-19 Indonesia di klubnya masing-masing sekaligus mencari bibit-bibit baru yang mungkin dapat dipanggil.

"Saya membutuhkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 diputar lagi untuk bisa memantau secara langsung perkembangan pemain di klubnya masing-masing," kata Shin Tae-yong.

"Saya juga bisa memantau jika ada pemain lain yang bisa dipanggil," ujar figur berusia 51 tahun tersebut.

Permintaan Shin Tae-yong tersebut pastinya bukan tanpa manfaat yang jelas.

Baca Juga: Di Tengah Pandemi, Manchester United Rayakan Hari Sumpah Pemuda

Shin Tae-yong menilai dengan adanya kompetisi dapat memiliki manfaat di antaranya pemain dapat merasakan atmosfer pertandingan yang baik dan berbeda.

"Ujung dari sebuah kompetisi itu timnas. Karena di kompetisi resmi pemain akan mendapatkan atmosfer pertandingan. Hal ini berbeda dibandingkan kalau hanya training camp dan beruji coba dengan timnas negara lain atau klub," tutur Shin Tae-yong.

"Jadi tidak bisa menunda-menunda kompetisi. Liga menjadi bagian penting dalam perjalanan sebuah timnas. Lebih cepat kompetisi digelar lagi akan semakin bagus," kata pelatih timnas U-19 Indonesia tersebut.

Akan tetapi, PSSI sebagai federasi sepak bola Tanah Air nampaknya mengalami kesulitan untuk mengabulkan permintaan Shin Tae-yong perihal berjalannya Liga Indonesia dalam waktu dekat.

Baca Juga: Kisah Sepatu Pemain Persija Riko Simanjuntak Seharga 67 Ribu Rupiah

Pasalnya, PSSI tidak mendapatkan izin dari Kepolisian untuk mengadakan kompetisi sepak bola pada sisa waktu di akhir tahun 2020 karena alasan pandemi COVID-19.

Kepastian tidak adanya kompetisi digelar pada sisa tahun 2020 tersebut telah dikonfirmasi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, pada 29 Oktober lalu.

"Rapat Exco (Komite Eksekutif) PSSI menghasilkan keputusan bahwa PSSI menunda seluruh kompetisi yakni Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 pada tahun 2020," kata Yunus Nusi.

"Selanjutnya kompetisi akan dimulai lagi pada awal 2021," ujar Plt Sekjen PSSI tersebut.

Baca Juga: Mantan Pemain Bali United Ini Bobol Gawang Eks Kiper AC Milan

Direktur Utama PT LIB (Liga Indonesia Baru), Akhmad Hadian Lukita, juga menjelaskan gambaran kenapa Liga Indonesia tidak dapat bergulir di sisa bulan tahun 2020.

"Sampai saat ini belum ada perkembangan baik. Jadi, pada November 2020 dipastikan Liga Indonesia tidak akan berjalan," kata Akhmad Hadian Lukita.

"Begitu pula untuk Desember 2020 karena bakal ada Pilkada, Natal, dan Tahun Baru. Jadi, untuk melaksanakan kompetisi cukup berat juga," ujar Hadian.

"PSSI dan PT LIB sedang merumuskan liga dilanjutkan atau menggunakan format baru pada 2021, bulan Februari 2021," tutur Direktur Utama PT LIB tersebut.

Baca Juga: Tim Liga Thailand Ini Bikin Bek Timnas Indonesia Teringat Tanah Air

Dengan belum adanya kompetisi Liga Indonesia membuat timnas U-19 Indonesia saat ini tidak memiliki wadah untuk merasakan atmosfer pertandingan seperti yang diharapkan Shin Tae-yong.

Demi memantau dan menjaga kondisi, timnas U-19 Indonesia pun rencananya akan melakukan TC secara virtual mulai tanggal 4 November 2020.

Training camp virtual timnas U-19 Indonesia nantinya akan dipimpin langsung oleh Shin Tae-yong yang kini tengah berada di Korea Selatan.

Perlu diketahui, Shin Tae-yong sedang berada di Korea Selatan karena meminta waktu beristirahat sejenak setelah tiga bulan fokus melatih timnas U-19 Indonesia.

Baca Juga: Selain Rezaldi Hehanussa, Pemain Persija Ini Juga Pendam Bermain di Luar Negeri

Meskipun begitu, mantan pelatih timnas Korea Selatan tersebut akan memantau langsung TC virtual timnas U-19 Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh asisten pelatih timnas U-19 Indonesia, Nova Arianto.

"Rencana tanggal 4 November akan kembali berlatih virtual sebelum masuk ke periode TC selanjutnya," kata Nova Arianto.

"Sama dengan awal masa pandemi kemarin di mana latihan akan langsung dipandu dan dipimpin dari Korea Selatan," ujar Nova.

Baca Juga: Liga 1 2020 Molor hingga Tahun Depan, Pemain Persib Ini Kecewa Berat

Selain itu, timnas U-19 Indonesia juga memiliki rencana untuk melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta pada sekitar bulan November 2020.

Tidak hanya merencanakan pemusatan latihan di Yogyakarta, PSSI dan Shin Tae-yong sedang menerka-nerka untuk menjalani TC di luar negeri lagi.

"Hal yang paling jelas tim akan tetap ke luar negeri. Kemarin Prancis, tetapi mereka tidak memberikan masuk ke sana," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

"Kami jajaki Belanda, Jepang juga demikian. Kami juga tanya Shin Tae-yong apakah bisa ke Korea Selatan," ujar Iriawan.

Baca Juga: Liga 1 2020 Diundur hingga 2021, Diego Michiels Beri Kritikan Pedas

"Ke mana pun, pemerintah dan PSSI siap memberangkatkan. Kami ingin ke negara dengan tim-tim bagus seperti Kroasia. Manfaatnya banyak sekali kalau TC ke luar negeri, seperti kemarin di Kroasia," tutur Iwan Bule, sapaan Mochamad Iriawan.

PSSI menyatakan kesiapannya memberikan wewenang kepada Shin Tae-yong kalau berkeinginan menjalankan pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia ke luar negeri.

Namun, PSSI belum dapat mengabulkan permintaan Shin Tae-yong yang berharap Liga Indonesia dapat bergulir lagi.

Bukannya PSSI enggan melaksanakan kompetisi, tetapi memang ada kendala dalam izin untuk kembali bergulirnya kompetisi.