Andrea Dovizioso Ungkap Alasan Jadi Runner-up MotoGP dalam 3 Musim Beruntun

By Delia Mustikasari - Jumat, 11 Oktober 2019 | 06:30 WIB
Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, finis di posisi kedua dalam balapan MotoGP Aragon 2019 yang berlangsung di Sirkuit Aragon, Spanyol, 22 September 2019.
TWITTER.COM/DUCATIMOTOR
Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, finis di posisi kedua dalam balapan MotoGP Aragon 2019 yang berlangsung di Sirkuit Aragon, Spanyol, 22 September 2019.

BOLASPORT.COM - Pembalap MotoGP asal Italia, Andrea Dovizioso, mengatakan perlombaan manajemen ban pada MotoGP 2019 sudah berakhir dan menunjukkan Ducati telah kehilangan kesempatan.

Andrea Dovizioso berada di jalur untuk menyelesaikan musim ini sebagai runner-up untuk musim ketiga berturut-turut.

Tetapi, Andrea Dovizioso dan Ducati sama-sama mencetak lebih sedikit kemenangan pada tahap yang sama dalam dua tahun terakhir.

Dia juga mengakui bahwa Marc Marquez telah menciptakan celah yang lebih besar.

Di Thailand, Dovizioso tidak berdaya untuk menghentikan Marquez merebut gelar dengan empat balapan musim 2019 tersisa karena ia finis di posisi keempat.

Baca Juga: Marquez Sebut GP Spanyol dan Catalunya Jadi Momen Penting untuk Rebut Gelar Juara Dunia MotoGP 2019

Ditanya apakah Ducati mengalami kemunduran dibandingkan MotoGP Thailand 2018,  Dovizioso mengatakan bahwa Marquez dan para pesaingnya lebih cepat dan bannya berbeda.

"Kami menjalani banyak balapan kecepatan baik dari putaran pertama hingga akhir. Tahun lalu dan tahun sebelumnya, balapan itu sedikit berbeda karena bannya berbeda," kata Dovizioso seperti dilansir BolaSport.com dari Motorsport.

"Jika Anda melihat laju pemimpin balapan (Fabio) Quartararo dia lebih cepat 0,3 detik. Jadi, inilah kenyataannya dan ada perubahan besar MotoGP pada musim ini dibandingkan dengan tahun lalu. Kami sudah terbiasa dengan manajemen balapan, tetapi sekarang mereka hampir habis."



Editor : Delia Mustikasari
Sumber : Motorsport

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X